Popular Post

Popular Posts

Recent post

BAB IV

PENUTUP


Demikianlah laporan ini dibuat dan disampaikan semoga memperoleh manfaat bagi semua khususnya penulis dimana selama kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ) banyak memperoleh ilmu dan pengetahuan yang baru dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas para calon pendidik yang bertanggung jawab pada generasi selanjutnya.

4.1 Kesimpulan 

Kegiatan PPL yang dilakukan di SMP N 17 Kota Jambi, memberikan pengalaman bagi penulis baik tugas mengajar maupun tidak mengajar. Dari pengalaman penulis selama mengikuti PPL dan dari uraian yang telah dibuat dalam refleksi ini dapat dibuat kesimpulan:

  1. Dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu pendidikan yang bermutu dan berkualitas, maka hal yang terpenting adalah melengkapi sarana dan prasarana yang menunjang efektivitas belajar mengajar.

  2. PPL merupakan program yang bermanfaat karena memberikan banyak pengalaman kepada calon guru yang akan terjun ke masyarakat luas

  3. Sebagai guru yang profesional sudah seharusnya tidak hanya menguasai satu bidang studi saja tetapi dituntut untuk menguasai displin ilmu yang lain.

  4. Selama mengikuti kegiatan PPL di SMP N 17 Kota Jambi banyak pengalaman-pengalaman yang diperoleh, baik pengalaman latihan mengajar maupun non mengajar meskipun dalam waktu yang relatife singkat.

  5. Dengan adanya kegiatan PPL, mahasiswa calon guru memiliki bakat ataupun masukan untuk kegiatan belajar mengajar pada saat terjun langsung kelapangan yang sebenarnya pada masa yang akan datang.

  6. Selama PPL, mahasiswa calon guru bisa mengetahui bagaimana membina hubungan dengan semua warga sekolah.

  7. Pentingnya kegiatan sebelum melakukan proses belajar mengajar, baik kesiapan mental maupun kesiapan dalam penguasaan materi.

  8. Penulis berkesan akan pentingnya meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP N 17 Kota Jambi


4.2 Saran

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perbaikan praktik pengalaman lapangan (PPL) di antaranya yaitu:

  1. Agar pendidikan nasional dapat tercapai, hendaknya dimulai dengan upaya peningkatan kemampuan profesionalisme seorang tanpa pendidik.

  2. Dengan adanya kesempatan praktik pengalaman lapangan (PPL) ini hendaknya mahasiswa calon guru dapat memanfaatkannya sebagai tempat mencari pengalaman mengajar sebanyak-banyaknya sebagai bekal menjadi seorang guru.

  3. Diharapkan sekolah-sekolah tempat mahasiswa PPL dapat menerima mahasiswa PPL dengan baik dan memberikan pengalaman mengajar serta masukan-masukan bagaimana cara mengajar yang baik.

  4. Melalui praktik pengalaman lapangan (PPL) ini, seorang calon guru mengetahui bagaimana berhadapan dengan siswa dan menyampaikan materi dalam proses belajar mengajar.

  5. Agar tercipta suatu iklim yang kondusif dalam proses belajar mengajar, seorang guru harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, latar belakang siswa, keadaan siswa, dan lain sebagainya.

  6. Sebelum melakukan proses belajar mengajar, hendaknya seorang guru membekali diri dalam hal penguasaan materi yang akan di ajarkan.

BAB III

PENGALAMAN


  1. Pengalaman Mengajar


Berdasarkan pengalaman selama PPL  yang penulis laksanakan pada semester ganjil 2014 yang berlangsung selama lebih kurang tiga bulan di SMP N 17 Kota Jambi, banyak pengalaman yang penulis peroleh baik saat mengajar maupun di luar jam pelajaran. pengalaman latihan mengajar ini membantu penulis tentang proses belajar mengajar di kelas, seperti penulis mengalami tentang proses latihan mengajar, yaitu siswa terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. disini penulis dituntut untuk menguasai situasi kelas dan penulis harus mempunyai strategi agar siswa tertarik pada materi yang diajarkan.

Dalam latihan mengajar sering ditemui siswa lebih senang bermain-main dan kurang termotivasi serta tidak berkonsentrasi dalam menerima pelajaran terutama pada jam terakhir pelajaran, apalagi pada saat proses belajar siswa cenderung ribut, mengganggu temannya dan banyak  alasan  untuk   permisi keluar.

3.2  Mata Pelajaran 

Selama mengitu praktik Pengalaman Lapangan ( PPL)  Di SMP N 17 Kota Jambi, penulis memegang mata pelajaran Bahasa Inggris, penulis di percayai oleh guru pamong untuk mengajar di  kelas VII F yaitu pada hari Selasa jam 7-8 ( 11.50 – 13.10 ) dan hari kamis jam 5- 6 ( 10.15 – 11.35). selama kurang lebih tiga bulan. Selain itu, penulis diwajibkan hadir berdasarkan pembagian jadwal mengajar. Serta diwajibkan piket satu kali dalam satu minggu dimana penulis sendiri piket pada hari Jum’at. Selain itu, penulis dan mahasiswa lainnya dipercayakan untuk mengisi kelas kosong yang dikarenakan gurunya berhalangan datang. Penulis memberi tugas sesuai materi yang sesuai dengan mata pelajarannya. Jika mata pelajaran yang diajarakan tersebut sama dengan yang dipegang penulis, maka penulis akan melanjutkan materi pelajaran.  

3.3  Segi Positif Dan Segi Negatif

3.3.1 Dalam Menyiapkan Pelajaran

penguasaan materi memang benar-benar perlu disiapkan, begitu pula metode penyampaian materi perlu diseleksi secermat mungkin, guna menciptakan proses belajar mengajar yang lebih baik ditinjau dari segi positif maka disini penulis dituntut untuk mempersiapkan diri pada setiap pertemuan dikelas semaksimal mungkin, penulis mempersiapkan Silabus, Analisis Materi Pelajaran dan RPP dari awal yang tentu saja berbagai pengajaran tersebut mendapat rekomendasi dari guru pamong. 

Beberapa nilai positif yang penulis rasakan dalam mempersiapkan pelajaran :

  1. Penulis dapat mengetahui bagaimana cara mempersiapkan materi yang akan diajarkan sebelum melakukan proses belajar mengajar.

  2. Penulis dapat mengetahui bagaimana rencana pembelajaran, program semester, membuat soal-soal evaluasi dan hasil evaluasi dengan bantuan guru pamong.

  3. Penulis dapat menerapkan ilmu-ilmu materi pelajaran yang telah didapatkan dibangku perkuliahan.

  4. Pengalaman atau pengetahuan penulis semakin bertambah tentang ekonomi.

Beberapa niali negatif yang penulis rasakan dalam pelaksanaan pembelajaran :

  1. Terkadang mengalami kesulitan dalam menentukan metode pembelajaran yang cocok dan menarik agar siswa termotivasi dan tidak merasa bosan untuk belajar.

  2. Penguasaan kelas yang masih sulit untuk dikondisikan sehingga suasana belajar kurang kondusif dan tidak fokus.

 3.3.2 Dalam Mengajar

Setelah melakukan observasi selama satu minggu penulis langsung di lepaskan untuk mengajar mandiri di kelas. Segi positifnya, adalah penulis memperoleh pengalaman langsung mengajar, selain itu adanya respon tersebut membantu penulis dengan mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, selain itu siswa sering belajar dan kurang menghormati serta banyak yang menyepelekan. Ditinjau dari segi negatif dalam mengajar adalah kurangnya kesadaran diri seluruh siswa untuk memperhatikan penulis saat mengajar sehingga tampak adanya sikap kurang serius dari siswa. Bahkan terkadang timbul sikap vakum atas tidak adanya interaksi sehingga guru sulit mengetahui apakah siswa tersebut mengerti terhadap materi yang di berikan. Mengenai sikap siswa dan tingkah laku siswa memang ada kurang menyenangkan seperti, minta izin keluar dengan tujuan yang kurang jelas bahkan kadang-kadang tidak masuk kelas lagi.


LAPORAN PENGALAMAN PRAKTEK LAPANGAN ( PPL )

DI SMP N 17 KOTA JAMBI SEMESTER GANJIL

TAHUN AKADEMIK 2014/2015



Disusun Oleh :

NAMA : ABD RAHMAN BINTANG

NPM : 1100888203077

PRODI : PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS



logo unbari





FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS BATANGHARI JAMBI 

2014 / 2015






 BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang


Universitas Batanghari merupakan salah satu Lembaga Perguruan Tinggi yang tugas utamanya adalah menyiapkan tenaga muda yang profesional baik yang siap untuk bertugas dalam bidang pendidikan maupun non kependidikan. Pada bidang kependidikan tugas utamanya adalah menyiapkan tenaga terdidik untuk siap bertugas dalam bidangnya. Oleh karena itu, program kependidikan program S1, program Diploma, maupun program akta tidak terlepas dari pelaksanaan Praktek Pelaksanaan Lapangan (PPL) yang berupa praktek keguruan di sekolah-sekolah latihan bagi calon tenaga pengajar.

Praktek Pelaksanaan Lapangan (PPL) adalah salah satu program dalam pendidikan guru FKIP UNIVERSITAS BATANGHARI yang dirancang untuk melatih para Mahasiswa calon guru agar dapat menguasai kemampuan yang dituntut oleh Lembaga Pendidikan dan siap mandiri dalam mengembangkan tugas sebagai guru setelah menyelesaikan pendidikan. 

Kemampuan guru untuk profesional dalam menjalankan tugas dan profesinya sebagai tenaga didik, tidak hannya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru sebagai tenaga pendidik berkewajiban untuk senantiasa meningkatkan kemampuan profesionalnya dengan menambah wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keberhasilan suatu pendidikan akan dinilai berhasil apabila pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan baik, yakni jadwal antara kegiatan guru dan kegiatan siswa. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar tersebut, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menghasilkan tenaga guru yang profesional melalui Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dapat memberikan kesempatan dalam menyiapkan mahasiswa calon guru untuk berlatih secara bertahap dan sistematis sebagai guru yang profesional.

Melalui PPL mahasiswa yang merupakan calon guru memperoleh pengalaman bagaimana seorang guru dalam mengajar di depan kelas, melakukan pengelolaan kelas dan lain sebagainya, disamping itu kegiatan PPL juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimilikinya untuk mendidik dan apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan keaktifannya didalam kelas.

Kemampuan memberikan pelajaran tanpa disertai dengan kemampuan mengorganisasi kelas tidak akan memberikan prestasi belajar yang baik. Hal ini dikarenakan eksistensi seorang guru tidak hanya diukur dengan kemampuan menciptakan kondisi belajar atau iklim kelas yang kondusif bagi terwujudnya proses belajar mengajar yang optimal.


1.2 Tujuan

Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu syarat yang dilaksanakan oleh mahasiswa  untuk menyelesaikan pendidikan strata I (S1) Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan. 

Secara spesifik tujuan yang ingin dicapai dalam melaksanakan PPL ini adalah :

  1. Untuk menciptakan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan profesionalisme serta kedisiplinan yang nantinya hal-hal tersebut sangat di bituhkan ketika memasuki dunia kerja yang sebenarnya. 

  2. Untuk menguji dan mengukur kemampuan yang di miliki oleh mahasiswa dalam menghadapi situasi dunia kerja yang sebenarnya.

  3. Dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang dunia pendidikan mahasiswa agar dapat meningkatkan potensi yang ada pada dirinya untuk menjadi tenaga pendidik yang siap pakai.

  4. Memotifasi mahasiswa untuk beraktifitas dalam melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien.

  1. Manfaat Penulisan

Adapun manfaat dari penulisan laporan ini yaitu:

  1. Sebagai acuan bagi penulis untuk mengetahui diri dalam kegiatan mengajar demi kebaikan dimasa yang akan datang sebagai calon guru.

  2. Menambahkan wawasan dan pengetahuan tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMP N 17 Kota Jambi.

  3. Sebagai masukan kepada mahasiswa calon guru atau mahasiswa PPL dalam mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan diri untuk melaksanakan tugas-tugas keguruan.

  4. Sebagai pandangan untuk melaksanakan proses belajar mengajar yang lebih disekolah terhadap siswa.

  5. Sebagai pertimbangan bagi sekolah mitra dan UPT PPL Universitas Batanghari untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan PPL dimasa mendatang.

  6. Bagi penulis, laporan ini merupakan sebagai bukti keterlibatan dalam pelaksanaan pengalaman lapangan semester ganjil 2014/2015, serta dapat berfungsi sebagai cermin atau untuk sejauh mana kemampuan penulis untuk mempraktekkan ilmu pengetahuan yang penulis miliki terutama pendidikan Bahasa Inggris.

 Assalamu'alaikum wr wb..


  Hallo sahabat rumah belajar dimana pun berada. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat, dan jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan demi menjaga kesehatan kita bersama. Baiklah disini saya akan bercerita tentang kegiatan sosialisasi yang telah kami lakukan secara tatap maya (daring) bersama rekan - rekan saya Guru-guru hebat bernama: Ibu Peny Anggareni, M.Pd (Guru SMPN 7 Kota Jambi), Ibu Rosmiyati, S.Pd.I (Guru SMPN 25 Kota Jambi), Ibu Lili Suryani, S.Pd (Guru SDN 63 Kota Jambi).


  Jum'at, 29 Oktober 2021. Pada hari ini, kami melakukan kegiatan sosialisasi tatap maya (daring) menggunakan google meeting. Ini kegiatan sosialisasi pertama yang kami lakukan secara tatap maya (daring) bersama anggota MGMP Matematika. Disini, kami melakukan sosialisasi tentang fitur-fitur portal rumah belajar yang begitu bagus untuk membantu kegiatan pembelajaran sebagai bahan referensi dan fitur-fitur dirumah belajar sangat mudah untuk di akses karena gratis.


  Begitu banyak peserta yang mengikuti kegiatan ini. Dan setelah selesai menyampaikan sosialiasi ini ada kegiatan tanya jawab. Ada beberapa peserta yang memberikan pertanyaan karena para peserta sangat tertarik dengan fitur-fitur yang ada di rumah belajar. Setelah kegiatan ini selesai kami pun melakukan sesi foto bersama. Dibawah ini merupakan dokumentasi sosialisasi kami:




 

  Jum'at, 5 November 2021. Kami melakukan kegiatan sosialisasi kembali jam 14.00 secara tatap maya (daring). Bersama rekan-rekan SRB Kota Jambi kami melakukan kegiatan sosialisasi kedua kami secara tatap maya (daring). Dibawah ini merupakan dokumentasi kegiatan sosialisasi kami yang ke dua:



Itulah kegiatan sosialisasi yang telah kami lakukan secara tatap maya (daring). 



 Assalamu'alaikum wr wb..


  Hallo sahabat rumah belajar dimana pun berada. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan jangan lupa untuk selalu mematuhi peraturan kesehatan demi menjaga kesehatan kita bersama. Baiklah, Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang kegiatan Sosialisasi Kolaborasi yang telah kami lakukan di sekolah-sekolah. 


  Saya melakukan sosialisasi kolaborasi bersama rekan - rekan saya yang hebat-hebat ada: Ibu Peny Anggareni, M.Pd (Guru SMPN 7 Kota Jambi), Ibu Rosmiyati, S.Pd.I (Guru SMPN 25 Kota Jambi), Ibu Lili Suryani, S.Pd (Guru SDN 63 Kota Jambi).


   Jum'at, 5 November 2021. Pada hari ini, kami melakukan sosialisasi pertama kami secara tatap muka di SD Negeri 214/IV Kota Jambi. Dan kami pun disambut dengan baik oleh Ibu Kepala Sekolah SDN 214 Jambi. Disini kami menyampaikan materi tentang fitur-fitur rumah belajar yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran baik secara daring maupun tatap muka.


  Kami pun merasa sangat senang materi yang telah kami sampaikan mendapatkan respon yang positif. Dibawah ini merupakan dokumentasi yang telah kami lakukan di SD Negeri 214/IV Kota Jambi :

 



  Setelah kami selesai melakukan sosialisasi di SD Negeri 214/IV Kota Jambi. Kami pun melanjutkan sosialisasi di SD Negeri 63/IV Kota Jambi. Disini kami pun disambut hangat oleh Ibu Kepala Sekolah SD Negeri 63 Jambi dan Ibu Pengawas. Kami pun juga menyampaikan materi tentang fitur-fitur rumah belajar yang bisa digunakan dalam pembelajaran. Begitu rame peserta yang mengikuti sosialisasi ini bersama Guru-Guru dan Anak-anak didiknya.

  Dibawah ini merupakan dokumentasi tatap muka kami di SD Negeri 63/IV Kota Jambi :



  Itulah kegiatan sosialisasi yang telah kami lakukan di SD Negeri 214/IV Kota Jambi dan SD Negeri 63/IV Kota Jambi.

Sahabat rumah belajar... Belajar dimana saja... Kapan saja... dan dengan siapa saja...


Assalamu'alaikum wr. wb.


 Hallo sahabat rumah belajar dimana pun berada. Saya akan bercerita tentang kegiatan sosialisai dan kolaborasi penggunaan portal rumah belajar dalam kegiatan MGMP PAI yang di adakan di SMP Negeri 5 Kota jambi. Saya dan rekan - rekan saya Ibu Peny Anggareni, M.Pd (Guru SMPN 7 Kota Jambi), Ibu Rosmiyati, S.Pd.I (Guru SMPN 25 Kota Jambi), Ibu Lili Suryani, S.Pd (Guru SDN 63 Kota Jambi).

 Kami berkolaborasi bersama-sama untuk memperkenalkan fitur-fitur yang terdapat di dalam rumah belajar. Fitur-fitur tersebut sangat bagus dalam mengembangkan dan menambah referensi dalam pembelajaran. Bapak/Ibu guru hebat yang hadir pun sangat antusias dalam mendengarkan materi dan penjelesan yang kami berikan tentang fitur-fitur yang terdapat dalam portal rumah belajar.


Dibawah ini adalah dokumentasi kami dalam melakukan sosialisasi:



 Kami sangat merasa senang sekali karena bisa berbagi tentang fitur-fitur yang terdapat dalam portal rumah belajar terhadap guru - guru hebat yang telah menerima kami dalam melakukan sosialisasi. Semoga Bapak/Ibu guru hebat yang telah mengikuti sosialisasi kami bisa menerapkan fitur - fitur rumah belajar terhadap sekolah dan dalam pembelajaran yang dilakukan.. 

 Rumah Belajar. Belajar dimana saja, Dengan siapa saja, dan Kapan saja. Untuk sahabat rumah belajar dimana saja semoga dengan adanya fitur - fitur rumah belajar yang sangat bagus ini bisa memajukan sistem pendidikan di negeri kita..


Assalamualaikum wr wb..

  Baiklah pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagian-bagian yang ada pada tumbuhan beserta fungsinya. Berikut ini adalah bagian-bagian yang terdapat pada tumbuhan:

1. Akar
      Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya berada di dalam tanah. Untuk beberapa jenis tumbuhan, akar juga terdapat di atas tanah bahkan menggantung. Akar berfungsi antara lain sebagai bagian yang mengokohkan tumbuhan. Jika tumbuhan tidak memiliki akar, tumbuhan akan mudah dicabut, mudah roboh ketika diterpa angin, atau hanyut terbawa air ketika hujan turun.
      Zat-zat mineral dan air yang dibutuhkan untuk membuat makanan diserap oleh akar dari dalam tanah. Namun, pada beberapa tumbuhan tentu, akar tidak hanya berfungsi menyerah air dan mineral, tetapi juga berfungsi sebagai penyimpanan cadangan makanan, misalnya pada beberapa tumbuhan umbi-umbian.

2. Bunga
      Bunga merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan biji.

3. Daun
      Bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Daun banyak mengandung zat warna hijau yang disebut klorofil. Daun terdiri atas tangkai daun dan helai daun.

4. Batang
       Bagian tumbuhan yang berada di atas tanah adalah batang yang berfungsi sebagai tempat munculnya daun, bunga, dan buah. Batang juga berfungsi mengedarkan mineral dan air yang diserap akar, serta zat makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

5. Buah
        Buah merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi melindungi biji serta cadangan makanan buat biji berkecambah. Contohnya buah mangga dan buah apel. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Bagian yang kita makan biasanya daging buahnya.

6. Biji
       Biji merupakan hasil dari pembuahan yang terjadi akibat penyerbukan antara serbuk sari dan sel telur pada putik. Jika biji ditanam akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Biji memiliki keping. Biji ada yang berkeping satu disebut monokotil dan biji berkeping dua disebut dikotil.
        Biji merupakan cikal bakal bagi sebagian tumbuhan untuk terus bertahan sehingga terjaga kelestariannya.

Itulah pembahasan tentang bagian-bagian tumbuhan dam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk pengetahuan kita semua..

 Menentukan FPB dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Pohon Faktor


Assalamu'alaikum wr wb..

   Pada kesempatan kali ini. Saya akan membahas tentang "Menentukan FPB Menggunakan Pohon Faktor". Sebelum kita menentukan FPB dari dua bilangan, kita mesti membuat pohon fakor untuk menentukan faktorisasi prima kedua bilangan. Setelah itu, kalikan lah faktor-faktor prima dari kedua bilangan tersebut dan jika terdapat faktor prima yang sama dengan pangkat yang berbeda maka pilihlah pangkat yang terkecil. 

      Untuk lebih mudah memahaminya mari lihat contoh yang akan saya berikan dibawah ini :

Contoh:

    Tentukan FPB dari 72 dan 60


Itulah contoh untuk menentukan sebuah FPB dengan menggunakan Pohon Faktor. Semoga contoh tersebut dapat membantu dan memudahkan dalam memahami penentuan FPB menggunakan Pohon Faktor.




Matematika

 FPB dari Dua Bilangan
Menentukan FPB dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Himpunan Faktor Persekutuan

Assalamu'alaikum wr wb..

   Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan-Nya. Dan selamat menjalankan aktifitas seperti biasanya. Sebelumnya kita telah membahas tentang "Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Himpunan Faktor Persekutuan". Dimana dalam menentukan KPK Menggunakan Faktor Persekutuan kita mesti mencari kelipatan dari dua bilangan.

   Dan disini kita akan membahas tentang "Menentukan FPB dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Himpunan Faktor Persekutuan". dimana sebelum kita menentukan FPB kita mesti mesti mencari terlebih dahulu Faktor dari kedua bilangan tersebut, setelah menemukan faktornya maka kita mesti menentukan Faktor persekutuannya, jika telah ketemu maka kita tentukan Faktor Persekutuan Terbesarnya yang terdapat dari kedua bilangan. Langsung saja mari perhatikan contoh berikut ini:

Contoh :

1. Tentukan FPB dari 36 dan 42.

    Jawab: 
    Faktor dari 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36.
    Faktor dari 42 adalah 1, 2, 3, 6, 7, 14, 21, 42.
    Faktor Persekutuan dari 36 dan 24 adalah 1, 2, 3, 6.
    Jadi, FPB dari 36 dan 42 adalah 6.

2. Tentukan FPB dari 75dan 50.

    Jawab :
    Faktor dari 75 adalah 1, 3, 5, 15, 25, 75.
    Faktor dari 50 adalah 1, 2, 5, 10, 25, 50.
    Faktor Persekutuan dari 75 dan 50 adalah 1, 5, 25.
    Jadi, FPB dari 75 dan 50 adalah 25.

Itulah beberapa contoh untuk Menentukan FPB dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Himpunan Faktor Persekutuan. Semoga contoh tersebut bisa membantu anak-anak semua dalam mengerjakan tugasnya. Sekian dan terima kasih..

Wassalamu'alaikum wr wb.
    

 Faktor Persekutuan dari Dua Bilangan

Assalamu'alaikum wr wb.

   Apa kabar semuanya? Semoga selalu dalam lindungan-Nya. dan selamat menjalankan aktifitas seperti biasanya. semoga selalu semangat semuanya dalam menjalankan semua kegiatannya. ^_^

   Baiklah pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang "Faktor Persekutuan dari Dua Bilangan". Dimana, pada kesempatan sebelumnya kita telah membahas cara menentukan faktor suatu bilangan. Dengan memahami hal tersebut dapat membantu kita untuk memahami cara menentukan faktor persekutuan dari dua bilangan. Sebelum kita menentukan faktor persekutuan dari dua bilangan, pertama -tama kita mesti mecari faktor dari bilangan tersebut lebih dulu. Perhatikan conoth berikut ini.

Contoh:

1. Tentukan faktor persekutuan dari 32 dan 64.

    Jawab :

    Faktor dari 32 adalah 1, 2, 4, 8, 16, dan 32.
    Faktor dari 64 adalah 1, 2, 4, 8, 16, 32, dan 64.
    Dari faktor 32 dan 64 kita dapat menemukan faktor persekutuannya, yaitu dengan melihat 
    faktor yang sama dari kedua bilangan tersebut. yaitu 1, 2, 4, 8 16, dan 32.
    Jadi, Faktor persekutuan dari 32 dan 64 adalah 1, 2, 4, 8, 16, dan 32.

2. Tentukan faktor dari 72 dan 24.

    Jawab :

    Faktor dari 72 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 9, 12, 18, 24, 36, dan 72.
    Faktor dari 24 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.
    Dari faktor 72 dan 24 kita dapat menentukan faktor persekutuannya, yaitu dengan melihat
    faktor yang sama dari kedua bilangan tersebut, yaitu : 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.
    Jadi, Faktor persekutuan dari 72 dan 24 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24.

Itulah beberapa contoh untuk menentukan Faktor Persekutuan dari Dua Bilangan. Semoga bermanfaat dan dapat membantu. Jika ada pertanyaan bisa langsung bertanya jika masih terdapat kendala. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr wb..
    

 KPK Dari Dua Bilangan

Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Tabel

Assalamu'alaikum wr wb.

   Apa kabar semuanya? Semoga selalu dalam keadaan sehat selalu. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Agar kita selalu bisa melaksanakan aktifitas kita seperti biasanya dengan penuh semangat. ^_^

   Baiklah, sebelumnya saya telah menjelaskan beberapa cara untuk menentukan KPK dari Dua Bilangan dimana kita bisa menentukannya menggunakan Himpunan Faktor Persekutuan, dan Menentukannya Menggunakan Pohon Faktor beserta contohnya. Dan, sekarang saya akan menjelaskan tentang cara menetukan KPK menggunakan Tabel beserta Contohnya. Mari dilihat serta dipahami beberapa contoh yang akan saya berikan dibawah ini :

Contoh :

1. Tentukan KPK dari 64 dan 128.

     Jawab :



2.  Tentukan KPK dari 40 dan 42

     Jawab :


Itulah beberapa contoh dari Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Tabel. Jika sudah paham dan mengerti mari mengerjakan soal latihan berikut ini : klik disini




KPK Dari Dua Bilangan

Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Pohon Faktor

Assalamu’alaikum wr wb.

  Apa kabar semuanya. Semoga selalu dalam keadaan sehat semua, walaupun sekarang kita sedang dalam keadaan pademi Covid-19. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan supaya kita bisa terhindar dari segala macam bakteri/kuman.

 Baiklah, sebelum kita membahas materi tentang “Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Pohon Faktor”. Ada baiknya kita membuat Pohon Factor dari kedua bilangan untuk menentukan Faktorisasi Prima dari kedua bilangan. Setelah kita mendapatkan faktorisasi prima dari kedua bilangan maka kita kalikan semua faktorisasi primanya. Seperti contoh yang aka saya buatkan dibawah ini:

Contoh :

1. Tentukan KPK dari 35 dan 75.

    Jawab :

Dari Pohon Faktor tersebut diperoleh:
Faktorisasi Prima dari 35 adalah 5 x 7
Faktorisasi Prima dari 75 adalah 3 x 5 x 5 = 3 x 5^2
Jadi, KPK dari 35 dan 75 adalah 3 x 5^2 x 7 = 525

2. Tentukan KPK dari 125 dan 220.
    Jawab :


Dari Pohon Faktor tersebut diperolah:
Faktorisasi Prima dari 125 adalah 5 x 5 x 5 = 5^3
Faktorisasi Prima dari 220 adalah 2 x 2 x 5 x 11 = 2^2 x 5 x 11
Jadi, KPK dari 125 dan 220 adalah 2^2 x 5^3 x 11 = 5.500

Itu adalah contoh dari “Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Pohon Faktor”. Dimana jika terdapat dua faktorisasi prima yang sama maka yang digunakan adalah faktorisasi yang mempunyai pangkat terbanyak.

Setelah memahami “Menentukan KPK dari Dua Bilangan dengan Menggunakan Pohon Faktor”. Mari, mengerjakan soal beriku ini : klik disini.

- Copyright © Bintang D' Twinklestars - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -